A. Project Setup
- Pada tahap ini adalah menentukan proyek dimulai dan di laksanakan.
- Menetapkan Tim/Project Manajement yang akan mengkoordinir dan bertanggung jawab terhadap setiap pelaksanaan proyek ( Key Person).
- Menentukan pihak-pihak yang berhak memutuskan bilamana terdapat permasalahan yang harus diputuskan (kewenangan).
- Menyusun jadwal
- Metode dapat dilakukan dengan workshop/Training atau rapat terbatas.
B. Gap Analysis
- Kumpulkan semua ketentuan tentang perundang, paraturan-peraturan eksternal dan internal yang mengikat organisasi termasuk bisnis proses yang telah berjalan.
- Tetapkan Visi dan Misi organisasi.
- Susunlah setiap proses menjadi suatu rangkaian/atau peta bisnis proses yang saling terkait.
- Lakukan pembahasan setiap proses dan kesesuaiannya dengan Perundangan dan peraturan-peraturan yang berlaku serta arah visi dan misi yang diingin dicapai.
- Bandingkan setiap proses terhadap persyarat dari stadar ISO yang ditetapkan.
- Buang setiap tindakan yang tidak diperlukan atau tambahkan tindakan yang diperlukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
- Lakukan pengujian terhadap proses yang dibuat dengan cara meminta orang lain/diluar jobnya membaca dan menjelaskan proses yang telah dibuat. Hal ini untuk mengetahui apakah dengan membaca proses yang dibuat orang tersebut dapat mengerjakannya setidaknya dapat menggambarkan input yang diperlukan dan mengetahui output yang dihasilkan.
- Setiap proses memenuhi SIAOR, PDCA, dapat diukur Resiko dan Peluang yang mungkin timbul dan diantisipasi cara-cara untuk menghindari atau mendapatkannya.
- Buatlah alat/tools yang akan digunakan untuk mengukur dan memantau setiap kegiatan (formulir, checklist dan evaluasi).
- Tentukan hal-hal yang dikecualikan karena persyaratan tidak dapat dipenuhi atau tidak termasuk ruang lingkup penerapan standar.
- Tentukan sasaran-sasaran yang ingin dicapai dan cara pengukurannya.
C. Development
- Lakukan pengembangan system yang dibutuhkan.
- Penuhi semua sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan standar yang ditetapkan.
- Bechmark/ ukur dan bandingkan kinerjanya terhadap aktivitas atau kegiatan serupa lain yang sejenis baik secara internal maupun eksternal.)
D. Implementation
- Informasikan kepada segenap stakeholder bahwa organisasi akan menerapkan standar.
- Implementasikan pada organisasi
- Lakukan pengawasan disetiap prosesnya.
- Lakukan evaluasi terhadap penerapannya
- Jika terdapat ketidaksesuaian lakukan perbaikan sehingga ketidaksesuaian tersebut tidak terulang kembali dengan memperbaiki sumber ketidaksesuai tersebut.
- Lakukan improvement terhadap ketidaksesuai.
- Lakukan review/tinjauan manajemen terhadap setiap penerapan standar
E. Certification
- Pastikan bahwa semua siklus proses telah dilaksanakan dalam satu sirkulasi lengkap.
- Pilih lembaga badan sertifikasi yang akan melakukan sertifikasi terhadap standar yang telah ditetapkan.
- Audit sertifikasi.
- Jika dinyatakan memenuhi maka badan sertifikasi akan melakukan audit ulangan secara periodik dengan waktu yang ditentukan.
PROJECT PLAN ISO 9001 : 2015
Reviewed by Bank Ifoel
on
October 04, 2019
Rating:
Reviewed by Bank Ifoel
on
October 04, 2019
Rating:

No comments: